Minggu, 28 Juni 2026

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl ayat 12 )

 


وَسَخَّرَ لَكُمُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَۙ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ وَالنُّجُوْمُ مُسَخَّرٰتٌۢ بِاَمْرِهٖۗ اِنَّ فِي ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَۙ ۝١٢wa sakhkhara lakumul-laila wan-nahâra wasy-syamsa wal-qamar, wan-nujûmu musakhkharâtum bi'amrih, inna fî dzâlika la'âyâtil liqaumiy ya‘qilûnDia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu, dan bintang-bintang dikendalikan dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti.Penjelasan : Allah mengenalkan dirinya dengan ciptaannya berupa benda langit, bahwa Allah-lah yang mengendalikan benda langit seperti bumi, bulan, matahari, dan bintang - bintang, sehingga benda langit dapat tertib beredar pada garis edarnya masing masing dengan begitu tidak terjadi benturan antara benda langit satu sama lain. semua itu atas perintah Allah Swt. dalam kendali Allah Swt.dengan Allah menjadikan Benda langit tertib pada garis edarnya masing masing-masing manusia dapat menghitung waktu.  hari, bulan dan tahun. dengan rasi bintang yang memiliki pola yang tetap manusia dapat mengetahui arah,  sehingga manusia tidak kebingungan dalam menjalankan aktivitasnya baik berupa ibadah maupun aktivitas dalam bekerja. perputaran benda langit sangat penuh perhitungan sehingga panas matahari bisa seimbang, malam dinginya juga seimbang semuanya itu dalam kendali Allah.Allah menunduk kan malam dan siang, Allah membuat bumi berotasi sehingga terjadi siang dan malam, rotasi bumi yang tertib ini menjadikan waktu siang dan waktu malam dapat terukur sehingga manusia dapat beraktivitas pada siang hari dan beristirahat pada malam hari.Andai saja Allah tidak menundukkan benda langit, tidak mengendalikan benda langit tentu saja terjadi kekacauan yang luar biasa, benda-benda langit akan saling bertabrakan satu sama lain, waktu tidak dapat diukur karena pergerakan benda langit tidak menentu. siang dan malam tidak dapat diprediksi karena bumi berputar sesukanya. bahkan jika bumi itu berbutar sedikit lebih lambat saja akan terjadi kekacauan, siang akan menjadi lebih lama lalu manusia dan mahluk hidup akan mengering karena terpapar panas matahari yang sangat luar biasa, malam akan menjadi lebih dingin sehingga manusia dan mahluk hidup lainnya akan membeku kedinginan.maka dari itu sudah selayaknya kita bersyukur kepada Allah atas segalah karunia Allah ini.

Sabtu, 27 Juni 2026

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl Ayat 10- 11 )

 


هُوَ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً لَّكُمْ مِّنْهُ شَرَابٌ وَّمِنْهُ شَجَرٌ فِيْهِ تُسِيْمُوْنَ ۝١٠huwalladzî anzala minas-samâ'i mâ'al lakum min-hu syarâbuw wa min-hu syajarun fîhi tusîmûnDialah yang telah menurunkan air (hujan) dari langit untuk kamu. Sebagiannya menjadi minuman dan sebagiannya (menyuburkan) tumbuhan yang dengannya kamu menggembalakan ternakmu.يُنْۢبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُوْنَ وَالنَّخِيْلَ وَالْاَعْنَابَ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ ۝١١yumbitu lakum bihiz-zar‘a waz-zaitûna wan-nakhîla wal-a‘nâba wa ming kullits-tsamarât, inna fî dzâlika la'âyatal liqaumiy yatafakkarûnDengan (air hujan) itu Dia menumbuhkan untukmu tumbuh-tumbuhan, zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.

Penjelasan :

Pada Ayat ini Allah mengenalkan dirinya melalui ciptaannya yang berupa air hujan, air hujan diturunkan dari langit untuk memenuhi kebutuhan manusia.

 70% dari total berat badan orang dewasa terdiri dari air, setiap sel, jaringan dan organ dewasa terdiri dari air.  setiap sel, jaringan dan organ dalam tubuh kita sangat bergantung pada air agar dapat berfungsi dengan optimal. Kondisi hidrasi yang baik menghilangkan rasa haus, menjaga keseimbangan tubuh, melumasi sendi-sendi yang kaku, dan menjadi media transportasi bagi nutrisi ke seluruh penjuru tubuh dan masih banyak lagi fungsi air bagi tubuh manusia. tanpa air yang cukup, sistem biologis manusia akan melambat dan akhirnya berhenti berfungsi.  karena air sangat penting bagi tubuh manusia maka ketersediaan air adalah suatu keharusan, dan Allah menyediakan air itu untuk manusia melalui hujan, tanpa air manusia akan mati. sumber air tawar terbesar dibumi adalah air hujan, dari air hujan inilah danau, sungai, rawa dan air resapan dalam tanah terisi oleh air tawar yang selanjutnya dimanfaatkan oleh, tumbuhan, hewan dan manusia untuk keberlangsungan hidupnya. dengan adanya air tanaman dapat tumbuh subur dan berlimpah sehingga hewan-hewan ternak memperoleh banyak makanan, dengan ketersedian makanan yang banyak pada akhirnya hewan ternak menjadi gemuk, dan susunya melimpah. sehingga kebutuhan manusia pada daging, susu dan kain dapat terpenuhi.

dengan adanya air hujan, tanaman dapat tumbuh subur, seperti zaitun yang dengan tumbuhan itu manusia mendapat manfaat dari minyak zaitun yang dihasilkan, kurma, anggur, dan segalah macam buah-buahan yang dapat dikonsumsi manusia. dan masih banyak lagi manfaat buah-buahan bagi tubuh manusia.

dari air hujan yang diciptakan Allah muncul berbagai kejadian dan pristiwa yang semuanya itu untuk memenuhi kebutuhan manusia. bagi orang-orang yang mau berfikir tentulah akan mendapatkan banyak pelajaran yang luar biasa dari fenomena hujan ini. Betapa Allah sangat welas asih kepada manusia maka sudah seharusnya manusia mengabdi kepada Allah, beribadah kepada Allah, dan bersyukur kepada Allah atas segalah nikmat yang telah Allah berikan.

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl Ayat 9 )

 


وَعَلَى اللّٰهِ قَصْدُ السَّبِيْلِ وَمِنْهَا جَاۤىِٕرٌۗ وَلَوْ شَاۤءَ لَهَدٰىكُمْ اَجْمَعِيْنَࣖ ۝٩wa ‘alallâhi qashdus-sabîli wa min-hâ jâ'ir, walau syâ'a lahadâkum ajma‘înAllahlah yang menerangkan jalan yang lurus dan di antaranya ada (jalan) yang menyimpang. Jika Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kamu semua (ke jalan yang benar).Penjelasan :Pada Ayat ini Allah menerangkan bahwa didunia ini terdapat dua jalan kehidupan, yakni jalan yang lurus dan jalan yang menyimpang. agar manusia mengetahui mana  jalan yang lurus dan mana jalan yang menyimpang, maka Allah menerangkan apa saja jalan yang lurus itu kepada manusia yakni berupa sariat islam, maka segala sesuatu yang berlawanan dengan sariat islam berarti itu jalan yang menyimpang. contoh jalan yang lurus yakni Allah memerintahkan kita Berzakat, nah apabila kita menjalankan perintah tersebut berarti kita berada dijalan yang lurus, namun apabila kita sudah wajib zakat kemudian kita tidak mau mengelurakan zakat maka kita sedang berada pada jalan yang menyimpang. kalimat selanjutnya yakni " jika Allah menghendaki tentu Dia memberi petunjuk  kamu semua kepada kebenaran". dari kalimat tersebut menerangkan bahwa Allah bisa saja membuat semua manusia mendapat petunjuk kepada kebenaran, bagi Allah semua itu mudah saja. Tapi Allah ingin menguji manusia, manusia yang lulus ujian akan masuk surga dan manusia yang gagal akan masuk neraka. Dengan tidak semua orang mendapat petunjuk dari Allah maka terjadilah sebuah dinamika dalam kehidupan manusia, dari dinamika itu menjadi lembar ujian bagi manusia, mampukah manusia menempuh jalan yang lurus atau-kah malam memilih jalan yang menyimpang, sepanjang kehidupan manusia akan selalu dihadapkan pada dua jalan ini sampai akhir hayatnya, sepanjang kehidupan itu manakah yang paling banyak ditempuh oleh manusia. nanti diakhirat akan ditimbang bila timbangan kebaikannya lebih berat maka akan dimasukkan kedalam surga dan bila timbangan keburukannya yang lebih berat maka akan dimasukkan kedalam neraka sebagai konsekuensi atas perbuatan yang telah dilakukan oleh manusia. dengan hanya beberapa orang yang mendapat petunjuk dari Allah maka petunjuk itu menjadi lahan juang mereka untuk disampaikan kepada yang belum mendapat petunjuk. Allah membekali manusia akal pikiran dengan itu manusia memiliki kemampuan membedakan mana yang benar dan mana yang salah. sehingga dengan Akalnya manusia dapat memilih jalan mana yang akan ia tempuh, jalan yang lurus atau jalan yang menyimpang. tentu setiap pilihan manusia ada konsekuensinya, manusia yang memilih jalan yang lurus akan mendapat kehidupan yang penuh kebahagiaan dan Surga sedangkan manusia yang memilih jalan yang menyimpang akan mendapat kesenangan yang semu yang berujung pada kesengsaraan dalam hidup dan mendapat neraka. kebahagiaan adalah senangnya hati yang diraih bukan dalam bentuk fisik contoh orang yang berzikir (mengingat Allah), membantu orang, dan ber amal soleh. ia tidak mendapat bentuk fisik tetapi ia mendapatkan ketenangan. ia senantiasa bertafakur tentang kuasa Allah, dari tafakkur tesebut ia menemukan hikmah disetiap kejadian yang menimpanya, ia selalu merasa takjub dengan Allah. apabila ia tersadar telah melakukan dosa ia bergegas memohon ampun sehingga dirinya dipenuhi dengan kebahagiaan.Kesenangan adalah senangnya hati karena yang diraih dalam bentuk fisik dan kesenangan itu hanya sesaat Contoh senangnya orang yang membeli handpon baru mungkin hanya 1 minggu, senangnya orang yang baru membeli mobil mungkin hanya 1 bulan setelah itu terasa biasa saja. apalagi kesenangan dalam bermaksiat tentu akan melahirkan kesengsaraan contoh orang yang senang berjudi pada awal-awal senang mendapat kemenangan namun ketika kalah ia akan kesulitan berhenti karena ada rasa ketagihan, ada rasa penasaran tau - tau hartanya sudah habis baru menyesal. begutlah gambaran orang-orang yang menempuh jalan yang menyimpang.pada ayat sebelumnya Allah telah mengenalkan diri melalui ciptaannya, dari situ manusia-manusia yang menggunakan akalnya tentu akan merasa takjub dengan  Allah dan meyakini apa yang di sariatkan oleh Allah adalah Kebenaran yang harus dilakukan supaya mendapatkan kebahagian didunia dan mendapat Surga diakhirat. 

Jumat, 26 Juni 2026

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl Ayat 8)

 



وَّالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيْرَ لِتَرْكَبُوْهَا وَزِيْنَةًۗ وَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ ۝٨wal-khaila wal-bighâla wal-ḫamîra litarkabûhâ wa zînah, wa yakhluqu mâ lâ ta‘lamûn(Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai untuk kamu tunggangi dan (menjadi) perhiasan. Allah menciptakan apa yang tidak kamu ketahui.Penjelasan :Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Allah telah menciptakan Kuda, menciptakan Begal ( Begal adalah persilangan kuda dan keledai, begal ini mandul tidak punya keturuan), dan  menciptakan keledai. sebagai alat transpotrasi dan sebagai perhiasan (dimodif, pajangan, kesenangan dll ).Ayat ini disampaikan pada zaman teknologi otomotif belom ada, makanya Allah juga mengabarkan bahwa ia juga menciptakan alat transpotrasi yang belum kamu ketahui.pada zaman sekarang sudah kita jumpai banyak alat transpotrasi seperti, sepeda motor, mobil, kereta, pesawat, kapal dan lain sebagainya. meskipun kendaraan-kendaraan tersebut dibikin oleh manusia namun pada hakikatnya tetap Allah-lah yang membuat karena Allah-lah yang menyediakan bahan bakunya seperti besi, kayu dan lain sebagainya, manusia bisa membuat kendaraan tapi tidak bisa membuat barang bakunya, Allah juga yang menyediakan bahan bakarnya. tanpa bahan bakar kendaraan-kendaraan itu tidak dapat bergerak. dari ayat ini sudah seharusnya kita bersyukur kepada Allah karena Allah telah menyediakan kebutuhan kita dan mempermudah keperluan kita melalui adanya alat transportasi.Transportasi merupakan dasar pembangunan ekonomi, perkembangan masyarakat dan pertumbuhan industrialisasi. dengan transportasi yang baik dan fasilitas jalan yang bagus maka barang-barang akan lebih terjangkau, manusia akan lebih produktif, pada akhirnya tebentuk kesejahtraan masyarakat. masyarakat yang sehat dan sejahtra dapat menjadi sebab terlaksananya sariat-sariat islam, seperti haji, zakat, sedekah, membangun madrasah, dan lain sebagainya.

Kamis, 25 Juni 2026

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( Surah An Nahl ayat 5 sampai ayat 7 )

 

وَالْاَنْعَامَ خَلَقَهَا لَكُمْ فِيْهَا دِفْءٌ وَّمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ ۝٥

wal-an‘âma khalaqahâ lakum fîhâ dif'uw wa manâfi‘u wa min-hâ ta'kulûnDia telah menciptakan hewan ternak untukmu. Padanya (hewan ternak itu) ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat, serta sebagian (daging)-nya kamu makan.وَلَكُمْ فِيْهَا جَمَالٌ حِيْنَ تُرِيْحُوْنَ وَحِيْنَ تَسْرَحُوْنَۖ ۝٦wa lakum fîhâ jamâlun ḫîna turîḫûna wa ḫîna tasraḫûnKamu memperoleh keindahan padanya ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika melepaskannya (ke tempat penggembalaan).وَتَحْمِلُ اَثْقَالَكُمْ اِلٰى بَلَدٍ لَّمْ تَكُوْنُوْا بٰلِغِيْهِ اِلَّا بِشِقِّ الْاَنْفُسِۗ اِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌۙ ۝٧wa taḫmilu atsqâlakum ilâ baladil lam takûnû bâlighîhi illâ bisyiqqil-anfus, inna rabbakum lara'ûfur raḫîmIa mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Penjelasan : Melalui ayat ini Allah mengenalkan dirinya kepada Manusia bahwa Allah yang menciptakan hewan ternak untuk manusia, bila kita renungkan penciptaan hewan ternak adalah penciptaan yang sangat luar biasa dan merupakan tanda kekuasaan Allah, tanda kasih sayang Allah Kepada Manusia. Dahulu kala manusia hidup secara nomaden (berpindah-pindah tempat) dan untuk  memenuhi kebutuhan makanan daging mereka berburu hewan, adapun hasil buruan tidak menentu apalagi mereka harus bersaing dengan hewan buas yang lebih kuat tenaganya. pada zaman itu manusia masih sedikit sedangkan jumlah hewan buruan juga tidak banyak dan manusia harus bersaing dengan hewan pemangsa lainnya. apalagi jika jumlah manusia sebanyak sekarang tentulah hewan buruan akan sangat-sangat langkah, antar manusia akan saling bertikai memperebutkan daging.Salah satu Bentuk kasih sayang Allah kepada manusia adalah Allah menciptakan jenis - jenis hewan yang dapat dijinakan, yang dapat dipelihara dan  dapat diternak oleh manusia. dengan memelihara hewan ternak manusia tidak lagi bergantung sepenuhnya pada hasil buruan yang tidak menentu, hewan-hewan mulai diternak dijadikan sebagai persediaan pangan bergerak, sehingga muncul cadangan daging  yang setabil, hewan-hewan yang diternak menjadi gemuk-gemuk  dan besar-besar sangat jauh berbeda saat hewan - hewan itu masih berada di alam liar yang keadaannya kurus dan kecil. dengan ketersediaan bahan pangan melalui perternakan pada akhirnya manusia mulai meninggalkan pola hidup berburu dan nomaden. manusia mulai membangun pemukiman permanen ditempat yang memiliki lahan pengembalaan dan ketersediaan air, hal inilah yang menjadi awal transisi peradaban manusia prasejarah menjadi manusia moderen. sehingga manusia mampu menjadi (khalifa fil ard) memakmurkan bumi sekaligus mengeser mahluk-mahluk yang lain yang ada dibumi. tanpa peternakan manusia tidak akan mampu beralih dari kehidupan nomaden menuju ke kehidupan menetap, membangun kampung, kerajaan, perdagangan, dan ahirnya menjadi dunia Moderen seperti saat ini. itulah salah satu bukti kasih sayang Allah kepada Manusia dengan  menciptakan Jenis-jenis hewan yang dapat dijinakkan, diprlihara dan diternak oleh manusia.adapaun manfaat lain dari binatang ternak selain dagingnya adalah bulunya, dari bulu binantang ternak, misalnya bulu domba dan bulu kambing manusia membuat benang wol, dari benang wol, kemudian manusia membuat pakaian yang dapat melindungi tubuh dari kedinginan, sebagai keindahan bagi manusia, dan masih banyak manfaat lainnya, misalnya kerbau dapat digunakan untuk membajak sawah, sapi menghasilkan susu sebagai sumber nutrisi bagi tubuh manusia, susu juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan manusia, Lebah menghasilkan madu, ayam dan bebek menghasilkan telur semuanya itu untuk memenuhi kebutuhan manusia.Selain itu binatang ternak juga berperan sebagai fasilitas untuk melaksanakan sariat  Allah Swt. misalnya Domba dan kambing untuk ibadah Qurban dan Akikah. dengan melaksanakan sariat Allah yang berupa Muamalah salah satunya Qurban dan Akikah maka  ekonomi dapat digerakkan, sehingga perputaran uang berjalan dan negri terhindar dari krisis ekonomi. dan kita bisa lebih dekat dengan Allah melalui menjalankan sariat Allah.Binatang ternak juga menjadi salah satu kesenangan bagi manusia, dengan beternak manusia memperoleh keindahan ketika membawanya kekandang dan ketika melepaskannya kepadang pengembalaan. ayat ini turun ketika orang-orang arab bangga memiliki ternak yang banyak. jangankan orang arab dahulu, orang sekarang saja pasti akan merasa senang dan bangga apabila memiliki banyak hewan ternak.Binatang - binatang ternak ini juga dapat digunakan sebagai alat transpotrasi untuk berpindah tempat ketempat yang jauh seperti unta, ia juga dapat mengangkut barang-barang yang berat yang mungkin apabila dibawah oleh manusia sendiri akan sangat kesulitan membawanya.dengan diciptakannya binantang ternak, kebutuhan manusia terpenuhi, keperluan manusia juga dipermudah, maka dari itu akhir ayat ini ditutup dengan kalimat" Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."maka sudah selayaknya manusia harus bersyukur kepada Allah Swt, mengabdi kepada Allah Swt, karena Allah telah menyediakan kebutuhan manusia, dan mempermudah keperluan manusia melalui diciptakannya binatang ternak.

Selasa, 23 Juni 2026

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl ayat 4 )


 خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ ۝٤

khalaqal-insâna min nuthfatin fa idzâ huwa khashîmum mubînDia telah menciptakan manusia dari mani, lalu ternyata dia menjadi pembantah yang nyata.
Penjelasan :Melalui ayat ini Allah mengenalkan dirinya kepada Manusia bahwa Allah-lah yang Menciptakkan Manusia dari Mani, ayat ini menyadarkan manusia bahwa asal muasal manusia itu terbentuk dari setetes air mani yang hina, yang tidak mempunyai kemampuan sedikitpun. berawal dari proses perkembangbiakan, kemudian mani didalam kandungan berubah menjadi alaqo, kemudian menjadi gumpalan daging, lalu 4 bulan kemudian menjadi janin, lalu 9 bulan kemudian menjadi bayi lalu terlahir kedunia, pada tahap inipun bayi itu tidak dapat berbuat apa-apa, ia butuh perawatan dari orang tuanya, disusui, dididik, hingga dewasa. lalu tiba-tiba setelah dewasa manusia merasa bisa, merasa kuat, merasa punya kuasa, merasa mengetahui, malah mengingkari Allah, menjadi pembantah. ia lupa bagaimana kejadian dirinya yang bermula dari mani. ia melupakan proses yang rumit dan bertahap itu.meskipun ayat ini ditujukan pada orang kafir, namun kita sebagai orang yang beriman dapat mengambil hikmah dari ayat ini, sebagai orang yang beriman kita harus menyadari asal muasal kita yakni dari mani, lalu mengakui bahwa kita hanyalah manusia biasa yang memiliki banyak keterbatasan, memiliki bayak kelemahan, kemudian kita tumbuhkan rasa syukur kepada Allah yang telah menjadi kan Mani orang tua kita menjadi manusia, mengakui kebesaran Allah dan berterimakasih kepada ibu bapak kita  karena dari merekalah kita ada, karena kasih sayang mereka, karena mereka merawat kita dari kecil sehingga kita dapat menikmati keindahan dunia ini. maka sudah selayaknya kita mengabdi kepada Allah dan berbakti kepada kedua orang tua kita.

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl ayat 3 )

 


خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِالْحَقِّۗ تَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ ۝٣

khalaqas-samâwâti wal-ardla bil-ḫaqq, ta‘âlâ ‘ammâ yusyrikûnDia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.Penjelasan :Melalui ayat ini Allah mengenalkan diri kepada manusia bahwa Allah-lah yang menciptakan langit dan Bumi. Mengajak manusia berfikir dan merenung bahwa penciptaan langit dan bumi adalah hal yang luar biasa yang tidak bisa dilakukan oleh siapapun kecuali Allah, sehebat apapun manusia dia tidak mungkin bisa membuat langit dan bumi, apalagi berhala-berhala yang mereka ada-adakan yang tidak dapat berbuat apa-apa, sedangkan berhala-berhala itu sendiri adalah buatan manusia. Allah Menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. jadi Kebenaran yang dimaksud disini ialah langit dan bumi yang Allah ciptakan ini bukan kebetulan tetapi didesain oleh Allah dengan sistem yang dapat menunjang kehidupan sehingga dapat dihuni oleh manusia. dibandingkan dengan planet-planet yang lain yang ada di tata surya. Bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki jarak terhadap matahari dengan jarak yang sangat presisi untuk menunjang kehidupan, sehingga dapat dihuni oleh manusia dan mahluk hidup lainnya. hal ini menunjukkan bahwa keberadaan Bumi bukanlah kebetulan, tidak pula terbentuk oleh serangkaian kejadian acak, tetapi ciptaan Allah yang sangat luar biasa, yang telah Allah rancang sedemikian rupa sehingga dapat dihuni oleh manusia dan mahluk hidup lainnya maka dari itu tidak layak apabila ada orang yang menghambakan diri kepada tuhan-tuhan yang lain selain Allah. oleh karena itu, Allah menyatakan di akhir ayat ini bahwa dia Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan. karena tidak ada yang sebanding dengan Allah.maka dari itu sudah seharusnya hanya  Allah-lah yang patut kita sembah dan Hanya kepad Allah-lah kita mengabdi.

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( Surah An Nahl Ayat 17 )

  اَفَمَنْ يَّخْلُقُ كَمَنْ لَّا يَخْلُقُۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ ۝١٧ a fa may yakhluqu kamal lâ yakhluq, a fa lâ tadzakkarûn Maka, apakah (A...