Selasa, 23 Juni 2026

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl ayat 4 )


 خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ نُّطْفَةٍ فَاِذَا هُوَ خَصِيْمٌ مُّبِيْنٌ ۝٤

khalaqal-insâna min nuthfatin fa idzâ huwa khashîmum mubînDia telah menciptakan manusia dari mani, lalu ternyata dia menjadi pembantah yang nyata.
Penjelasan :Melalui ayat ini Allah mengenalkan dirinya kepada Manusia bahwa Allah-lah yang Menciptakkan Manusia dari Mani, ayat ini menyadarkan manusia bahwa asal muasal manusia itu terbentuk dari setetes air mani yang hina, yang tidak mempunyai kemampuan sedikitpun. berawal dari proses perkembangbiakan, kemudian mani didalam kandungan berubah menjadi alaqo, kemudian menjadi gumpalan daging, lalu 4 bulan kemudian menjadi janin, lalu 9 bulan kemudian menjadi bayi lalu terlahir kedunia, pada tahap inipun bayi itu tidak dapat berbuat apa-apa, ia butuh perawatan dari orang tuanya, disusui, dididik, hingga dewasa. lalu tiba-tiba setelah dewasa manusia merasa bisa, merasa kuat, merasa punya kuasa, merasa mengetahui, malah mengingkari Allah, menjadi pembantah. ia lupa bagaimana kejadian dirinya yang bermula dari mani. ia melupakan proses yang rumit dan bertahap itu.meskipun ayat ini ditujukan pada orang kafir, namun kita sebagai orang yang beriman dapat mengambil hikmah dari ayat ini, sebagai orang yang beriman kita harus menyadari asal muasal kita yakni dari mani, lalu mengakui bahwa kita hanyalah manusia biasa yang memiliki banyak keterbatasan, memiliki bayak kelemahan, kemudian kita tumbuhkan rasa syukur kepada Allah yang telah menjadi kan Mani orang tua kita menjadi manusia, mengakui kebesaran Allah dan berterimakasih kepada ibu bapak kita  karena dari merekalah kita ada, karena kasih sayang mereka, karena mereka merawat kita dari kecil sehingga kita dapat menikmati keindahan dunia ini. maka sudah selayaknya kita mengabdi kepada Allah dan berbakti kepada kedua orang tua kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( Surah An Nahl Ayat 17 )

  اَفَمَنْ يَّخْلُقُ كَمَنْ لَّا يَخْلُقُۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ ۝١٧ a fa may yakhluqu kamal lâ yakhluq, a fa lâ tadzakkarûn Maka, apakah (A...