Minggu, 21 Juni 2026

PERSAUDARAAN PENCAK SILAT TAWON MADU

 

Persaudaraan Pencak Silat Tawon Madu merupakan perguruan pencak silat yang berasal dari Lamongan. Pencak Silat ini berdiri pada hari Sabtu Legi, tanggal 28 November 2015 M / 16 Safar 1438 H di Dusun Rejosari, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Perguruan ini didirikan oleh Muhammad Nuruddin. S.Pd

Perguruan ini lahir dari keinginan untuk menghimpun generasi muda dalam kegiatan yang positif, membangun persaudaraan, memperkuat akhlak mulia, serta melestarikan budaya pencak silat Indonesia. Persaudaraan Pencak Silat Tawon Madu mengajarkan seni bela diri yang berpijak pada nilai ketuhanan, kemanusiaan, persaudaraan, kedisiplinan, dan cinta tanah air.

Nama "Tawon Madu" dipilih karena melambangkan makhluk yang hidup dalam kebersamaan, disiplin, pekerja keras, saling menjaga, serta menghasilkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

     Seringkali terjadi perdebatan di kalangan akademisi tentang Tawon dan Lebah, mereka berpendapat Tawon tidak menghasilkan Madu tapi yang menghasilkan Madu adalah Lebah maka penggunaan nama Tawon Madu tidaklah tepat, Perlu kami sampaikan  kami memahami hal tersebut, perlu diketahui oleh khalayak bahwa sebelum adanya sepesifikasi tersebut masyarakat kami menyebut Lebah Madu dengan Sebutan Tawon Madu maka penggunaan Tawon Madu sebagai Lebah Madu juga bukan suatu yang salah, namun biasanya kalangan akademisi tetap akan membedakan antara Tawon dan Lebah. Nama Tersebut kami pilih bukan tanpa alasan  bagi kami nama Tawon lebih cocok dipakai dalam kaitan dengan ilmu bela diri mengingat Tawon adalah mahluk predator yang memangsa seranggara Lainnya sebagai pengendali keseimbangan alam yang ada dialam semesta ini. Tawon juga dapat menyengat berkali-kali tanpa harus kehilangan nyawanya, berbeda dengan Lebah yang hanya sekali saja menyengat kemudian ia  mati, karena Tawon tidak menghasilkan Madu maka kita gabung dengan kata Madu sebagai simbol bahwa Tawon Madu  yang kita maksud adalah Lebah Madu dan Tawon Itu sendiri. Tawon Madu adalah kedua mahluk tersebut. adapun Sumber inspirasi kami adalah Al Quran Surah An Nahl bagi kami An Nahl itu bukan hanya Lebah tapi juga Tawon, An Nahl adalah kedua jenis Serangga Tersebut. Perihal ini telah dijelaskan dalam Surah An Nahl ayat 68 sebagai berikut : 

وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ

“ Dan Tuhanmu memberi ilham kepada An Nahl: "Hendaklah engkau membuat sarangmu di gunung-gunung dan di pokok-pokok kayu, dan juga di bangunan-bangunan yang didirikan oleh manusia. 

dari ayat tersebut dapat kita pahami An Nahl diperintah Allah membuat sarang  salah satunya pada bangunan yang didirikan oleh manusia. bangunan itu bisa kita tafsirkan sebagai sarang buatan yang dibikin manusia atau juga sebuah bagunan hunian, seperti rumah, gedung-gedung dan tempat lainnya, kenyataan yang ada Tawonlah yang membuat sarang pada bangunan,  dan gedung - gedung yang dibikin oleh manusia. sedangkan yang menempati sarang buatan dari manusia adalah Lebah.

Harapan Kami Seorang Pesilat Tawon Madu diharapkan menjadi pribadi yang kuat, rendah hati, bermanfaat bagi masyarakat, senantiasa menjunjung tinggi perdamaian dan Berani ber Amar Ma'ruf Nahi Mungkar.

kabar baik bagi yang ingin mempelajari Kerohanian Persaudaraan Pencak Silat Tawon Madu tapi tidak mau  mengikuti pelatihan pencak silatnya hanya ingin mempelajari  kerohaniannya saja bisa bergabung pada Komunitas PERSAUDARAAN TAWON MADU. 


Namun bagi yang ingin mempelajari Pencak Silat Tawon Madu  beserta Kerohaniannya dapat bergabung pada Pelatihan Pencak silat kami di PERSAUDARAAN PENCAK SILAT TAWON MADU.


jadi perbedaan PTM dan PSTM adalah
PTM (Persaudaraan Tawon Madu) Hanya Belajar Kerohaniannya Saja tanpa Berlatih Pencak Silat
Sedangkan PSTM (PERSAUDARAAN PENCAK SILAT TAWON MADU) Belajar Pencak Silat juga Belajar Kerohaniannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( Surah An Nahl Ayat 17 )

  اَفَمَنْ يَّخْلُقُ كَمَنْ لَّا يَخْلُقُۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ ۝١٧ a fa may yakhluqu kamal lâ yakhluq, a fa lâ tadzakkarûn Maka, apakah (A...