khalaqas-samâwâti wal-ardla bil-ḫaqq, ta‘âlâ ‘ammâ yusyrikûnDia menciptakan langit dan bumi dengan hak. Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.Penjelasan :Melalui ayat ini Allah mengenalkan diri kepada manusia bahwa Allah-lah yang menciptakan langit dan Bumi. Mengajak manusia berfikir dan merenung bahwa penciptaan langit dan bumi adalah hal yang luar biasa yang tidak bisa dilakukan oleh siapapun kecuali Allah, sehebat apapun manusia dia tidak mungkin bisa membuat langit dan bumi, apalagi berhala-berhala yang mereka ada-adakan yang tidak dapat berbuat apa-apa, sedangkan berhala-berhala itu sendiri adalah buatan manusia. Allah Menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran. jadi Kebenaran yang dimaksud disini ialah langit dan bumi yang Allah ciptakan ini bukan kebetulan tetapi didesain oleh Allah dengan sistem yang dapat menunjang kehidupan sehingga dapat dihuni oleh manusia. dibandingkan dengan planet-planet yang lain yang ada di tata surya. Bumi adalah satu-satunya planet yang memiliki jarak terhadap matahari dengan jarak yang sangat presisi untuk menunjang kehidupan, sehingga dapat dihuni oleh manusia dan mahluk hidup lainnya. hal ini menunjukkan bahwa keberadaan Bumi bukanlah kebetulan, tidak pula terbentuk oleh serangkaian kejadian acak, tetapi ciptaan Allah yang sangat luar biasa, yang telah Allah rancang sedemikian rupa sehingga dapat dihuni oleh manusia dan mahluk hidup lainnya maka dari itu tidak layak apabila ada orang yang menghambakan diri kepada tuhan-tuhan yang lain selain Allah. oleh karena itu, Allah menyatakan di akhir ayat ini bahwa dia Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan. karena tidak ada yang sebanding dengan Allah.maka dari itu sudah seharusnya hanya Allah-lah yang patut kita sembah dan Hanya kepad Allah-lah kita mengabdi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar