Sabtu, 27 Juni 2026

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( An Nahl Ayat 9 )

 


وَعَلَى اللّٰهِ قَصْدُ السَّبِيْلِ وَمِنْهَا جَاۤىِٕرٌۗ وَلَوْ شَاۤءَ لَهَدٰىكُمْ اَجْمَعِيْنَࣖ ۝٩wa ‘alallâhi qashdus-sabîli wa min-hâ jâ'ir, walau syâ'a lahadâkum ajma‘înAllahlah yang menerangkan jalan yang lurus dan di antaranya ada (jalan) yang menyimpang. Jika Dia menghendaki, tentu Dia memberi petunjuk kamu semua (ke jalan yang benar).Penjelasan :Pada Ayat ini Allah menerangkan bahwa didunia ini terdapat dua jalan kehidupan, yakni jalan yang lurus dan jalan yang menyimpang. agar manusia mengetahui mana  jalan yang lurus dan mana jalan yang menyimpang, maka Allah menerangkan apa saja jalan yang lurus itu kepada manusia yakni berupa sariat islam, maka segala sesuatu yang berlawanan dengan sariat islam berarti itu jalan yang menyimpang. contoh jalan yang lurus yakni Allah memerintahkan kita Berzakat, nah apabila kita menjalankan perintah tersebut berarti kita berada dijalan yang lurus, namun apabila kita sudah wajib zakat kemudian kita tidak mau mengelurakan zakat maka kita sedang berada pada jalan yang menyimpang. kalimat selanjutnya yakni " jika Allah menghendaki tentu Dia memberi petunjuk  kamu semua kepada kebenaran". dari kalimat tersebut menerangkan bahwa Allah bisa saja membuat semua manusia mendapat petunjuk kepada kebenaran, bagi Allah semua itu mudah saja. Tapi Allah ingin menguji manusia, manusia yang lulus ujian akan masuk surga dan manusia yang gagal akan masuk neraka. Dengan tidak semua orang mendapat petunjuk dari Allah maka terjadilah sebuah dinamika dalam kehidupan manusia, dari dinamika itu menjadi lembar ujian bagi manusia, mampukah manusia menempuh jalan yang lurus atau-kah malam memilih jalan yang menyimpang, sepanjang kehidupan manusia akan selalu dihadapkan pada dua jalan ini sampai akhir hayatnya, sepanjang kehidupan itu manakah yang paling banyak ditempuh oleh manusia. nanti diakhirat akan ditimbang bila timbangan kebaikannya lebih berat maka akan dimasukkan kedalam surga dan bila timbangan keburukannya yang lebih berat maka akan dimasukkan kedalam neraka sebagai konsekuensi atas perbuatan yang telah dilakukan oleh manusia. dengan hanya beberapa orang yang mendapat petunjuk dari Allah maka petunjuk itu menjadi lahan juang mereka untuk disampaikan kepada yang belum mendapat petunjuk. Allah membekali manusia akal pikiran dengan itu manusia memiliki kemampuan membedakan mana yang benar dan mana yang salah. sehingga dengan Akalnya manusia dapat memilih jalan mana yang akan ia tempuh, jalan yang lurus atau jalan yang menyimpang. tentu setiap pilihan manusia ada konsekuensinya, manusia yang memilih jalan yang lurus akan mendapat kehidupan yang penuh kebahagiaan dan Surga sedangkan manusia yang memilih jalan yang menyimpang akan mendapat kesenangan yang semu yang berujung pada kesengsaraan dalam hidup dan mendapat neraka. kebahagiaan adalah senangnya hati yang diraih bukan dalam bentuk fisik contoh orang yang berzikir (mengingat Allah), membantu orang, dan ber amal soleh. ia tidak mendapat bentuk fisik tetapi ia mendapatkan ketenangan. ia senantiasa bertafakur tentang kuasa Allah, dari tafakkur tesebut ia menemukan hikmah disetiap kejadian yang menimpanya, ia selalu merasa takjub dengan Allah. apabila ia tersadar telah melakukan dosa ia bergegas memohon ampun sehingga dirinya dipenuhi dengan kebahagiaan.Kesenangan adalah senangnya hati karena yang diraih dalam bentuk fisik dan kesenangan itu hanya sesaat Contoh senangnya orang yang membeli handpon baru mungkin hanya 1 minggu, senangnya orang yang baru membeli mobil mungkin hanya 1 bulan setelah itu terasa biasa saja. apalagi kesenangan dalam bermaksiat tentu akan melahirkan kesengsaraan contoh orang yang senang berjudi pada awal-awal senang mendapat kemenangan namun ketika kalah ia akan kesulitan berhenti karena ada rasa ketagihan, ada rasa penasaran tau - tau hartanya sudah habis baru menyesal. begutlah gambaran orang-orang yang menempuh jalan yang menyimpang.pada ayat sebelumnya Allah telah mengenalkan diri melalui ciptaannya, dari situ manusia-manusia yang menggunakan akalnya tentu akan merasa takjub dengan  Allah dan meyakini apa yang di sariatkan oleh Allah adalah Kebenaran yang harus dilakukan supaya mendapatkan kebahagian didunia dan mendapat Surga diakhirat. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEROHANIAN PERSAUDARAAN TAWON MADU ( Surah An Nahl Ayat 17 )

  اَفَمَنْ يَّخْلُقُ كَمَنْ لَّا يَخْلُقُۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ ۝١٧ a fa may yakhluqu kamal lâ yakhluq, a fa lâ tadzakkarûn Maka, apakah (A...