اَتٰىٓ اَمْرُ اللّٰهِ فَلَا تَسْتَعْجِلُوْهُۗ سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ ١
atâ amrullâhi fa lâ tasta‘jilûh, sub-ḫânahû wa ta‘âlâ ‘ammâ yusyrikûnKetetapan Allah pasti datang. Maka, janganlah kamu meminta agar dipercepat (kedatangan)-nya. Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan.Penjelasan : Didalam Al Quran, kiamat disebut dengan beberapa Lafal yakni 1. Yaumul Kiyamah, 2. Sa'ah dan 3. Amrulloh. pada ayat ini menyebut kiamat menggunakan lafal Amrulloh. ayat ini diawali dengan Lafal (Ata), didalam ilmu Nahwu hal itu merupakan fiil mahdi yaitu kata kerja yang menunjukkan waktu yang sudah dilewati, padahal kiamat yang disebutkan belum terjadi hal ini dikarenakan kiamat adalah sesuatu yang pasti terjadi maka sesuatu yang pasti terjadi boleh menggunakan sigot fiil mahdi bukan fiil mudorek (yg akan terjadi).Bila kita renungkan kematian karena kiamat dan kematian karena sakit atau lain sebagainya, adalah sama-sama kematian maka sebenarnya kematian itu sebanding dengan kiamat. Orang-orang yang beriman percaya adanya akhirat, siksaan dan pahala, bila mana mengingat kematian tentu akan lebih taat kepada Allah, lebih mendekatkan diri kepada Allah, berahlak terpuji, banyak beramal soleh, dan mencari keridoan Allah SWT. maka dari itu penting mengingatkan tentang kiamat, tentang kematian, agar manusia khususnya saudara kita tidak terlena oleh gemerlap dunia yang menyilaukan ini. janganlah menjadi Orang - orang yang lupa akan kematian, apalagi menganggap umurnya masih panjang, orang-orang seperti ini seringkali terlena oleh dunia, banyak melakukan kemaksiatan dan dosa padahal kita tidak pernah tahu kapan kita mati dan dimana kita mati.ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa kiamat itu pasti datang, kematian itu pasti datang, maka jangan meminta untuk disegerakan atau dipercepat kedatangannya, sudah cukupkah bekal yang akan kita bawa keahirat, sudah cukupkah bekal yang akan kita bawa ke alam barzah, sudah cukupkah amal soleh kita atau jangan-jangan dosa kita lebih banyak dari amal soleh kita. celakalah kita apabila amal timbangan keburukan kita lebih berat dari amal kebaikan kita. Mumpung masih ada waktu, masih ada kesempatan untuk beramal soleh, masih ada kesempatan untuk bersedekah, masih ada kesempatan untuk mengajarkan kebaikan, masih ada kesempatan untuk mendidik anak-anak kita, adik-adik kita, mari kita gunakan kesempatan ini sebaik mungkin.untuk engkau yang kehidupanmu di uji dengan kesusahan, kesulitan, hutang, dan sakit bersabarlah dan terus taat kepada Allah, jangan engkau meminta dipercepat kematianmu, jangan engkau mengakhiri hidupmu, bersabarlah dan terus taat kepada Allah karena Allah telah menyiapkan surga untuk orang-orang yang bertakwa kepadanya, untuk engkau yang diberikan kemudahan, kekayaan, dan kesehatan bersyukurlah, ingatlah hanya ridho Allah yang kita harapkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar